Selasa, 18 Februari 2014

Wujud kebudayaan


1.Kebudayan sebagai kompleks dari ide-ide,gagasan,nilai-nilai ,norma dsbnya

2.Kebudayan sebagai kompleks aktivitas dan tindakan berpola manusia dalam masyarakat

3.Kebudayan sebagai benda-benda hasil karya manusia (koentjaraningrat)
 Hakikat kebudayaan
1.Kebudayaan terwujud dan tersalurkan melalui perilaku manusia
2.Kebudayaan telah ada sebelum lahirnya  suatu generasi tertentu dan tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang besangkutan
3.Kebudayaan diperlukan oleh manusia dan diwujudkan  dalam tingkah lakunya.
4.Kebudayaan meliputi aturan-aturan yang berisikan kewajiban-kewajiban dan tindakan-tindakan, baik yang diterima maupun yang ditolak, serta tindakan-tindakan yang dilarang maupun tindakan yang diizinkan.

Rabu, 12 Februari 2014

KERAGAMAN BUDAYA

DEFINISI KEBUDAYAAN 

Persepsi :cara kita mengubah  energi-energi fisik lingkungan kita menjadi pengalaman bermakna.

Budaya :suatu pola yang menyeluruh  yang bersifat kompleks,abstrak & luas

Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta  :buddhayah /budhi=akal,kebudayaan adalah hal-hal yg berkaitan dengan akal.

Kebudayaan {culture/colere (latin)}:mengolah tanah /cara bertani,kegakbudayaan adalah segala daya dan keinginan manusia mengolah tanah /bertani

  Unsur kebudayaan

      1.Peralatan &perlengkapan hidup manusia


2.Mata pencaharian hidup &sistem ekonomi

3.Sistem kemasyarakatan

4.Bahasa

5.Kesenian

6.Sistem pengetahuan

7.Religi (kepercayaan)
(c.kluckhon  dalam bukunya “universal categories  of culture)

 Komponen kebudayaan

1.Kebudayaan materiel : kebudayaan yg mengacu  pada semua ciptaan masyarakat yg nyata dan konkret contoh gedung,tv

2.Kebudayaan non materiel  kebudayaan yg berupa ciptaan abstrak yg di wariska dari generasi ke generasi dalam masyarakat

      Contoh adat istiadat
 Hakikat kebudayaan
1.Kebudayaan terwujud dan tersalurkan melalui perilaku manusia

2.Kebudayaan telah ada sebelum lahirnya  suatu generasi tertentu dan tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang besangkutan

3.Kebudayaan diperlukan oleh manusia dan diwujudkan  dalam tingkah lakunya.

4.Kebudayaan meliputi aturan-aturan yang berisikan kewajiban-kewajiban dan tindakan-tindakan, baik yang diterima maupun yang ditolak, serta tindakan-tindakan yang dilarang maupun tindakan yang diizinkan.

Rabu, 29 Januari 2014

DEFINISI KELOMPOK SOSIAL

Secara Sosiologis : Suatu kumpulan dari individu-individu yang  saling berinteraksi sehingga menumbuhkan perasaan bersama.

Secara umum :Sejumlah individu di maknai dengan kriteria  keanggotaan secara formal maupun informal yang memiliki kesadaran bersama  dan di persatukan oleh  pola interaksi yang relatif stabil.

Berdasarkan kesimpulan definisi dari para  ahli :sekumpulan manusia yang mempunyai ciri-ciri yang sama  ,mempunyai pola organisasi  secara berulang-ulang dan mempunyai kesadaran bersama akan keanggotaannya.

 PROSES PEMBENTUKAN KELOMPOK SOSIAL

KEINGINAN DASAR MANUSIA (S.SOEKAMTO)

Keinginan untuk  menjadi satu dengan manusia lain di sekelilingnya

Keinginan menjadi satu dengan suasana alam di sekelilingnya

ZOON POLITICON (MANUSIA HIDUP BERKELOMPOK

Hasrat Sosial

Hasrat Bergaul

Hasrat Memberitahukan

Hasrat Meniru

Hasrat Berjuang

Hasrat Bersatu

 SYARAT & CIRI KELOMPOK SOSIAL
SYARAT
S.Soekamto
Adanya hubungan timbal balik  antar anggota kelompok  tersebut
Adanya kesadaran anggotanya sebagai anggota kelompok
Adanya pengikat di antara  anggota yg ada menjadi satu kelompok
Bersistem dan berproses
Menurut robert
1.Memiliki pola interaksi
2.Pihak yang berinteraksi mendefinisikan dirinya sebagai anggota kelompok
3.Pihak yang berinteraksi didefinisikan oleh oranglain sebagai anggota kelompok
 CIRI
Sebagai kesatuan yg nyata dan dapat di bedakan antara kelomppok satu dan kelompok yang lain
Mempunyai struktur sosial  yang masing-masing anggotanya mempunyai status dan peran tertentu
Mempunyai norma-norma yang mengatur antara anggotanya
Mempunyai kepentingan bersama
Adanya interaksi dan komunikasi antaranggotanya